Sunday, June 6, 2010

Pelangi



Anda dapat melihat sebuah pelangi hanya pada waktu matahari bersinar dan ada hujan juga. Anda harus berdiri dengan memunggungi matahari, dan ada hujan di suatu tempat di arah depan Anda.

Bagaimana terjadinya? Cahaya putih dari matahari sebenarnya adalah campuran warna. Jika sorotan sinar melewati air atau kaca, maka sorotan itu melambat. Jadi, jika ada sebuah sorotan yang masuk, bagian sorotan cahaya yang masuk lebih dulu lebih melambat bila dibandingkan dengan sisa sorotannya dan keseluruhan sorotan tersebut melengkung. Para ilmuwan menyebutnya pembiasan. Akan tetapi sinar biru lebih lamban daripada merah, sehingga warna putih terpecah masuk ke dalam semua warna.

Pada waktu ada sorotan sinar matahari yang masuk ke dalam titik air, cahaya tersebut terpecah pada waktu masuk ke air. Kemudian cahaya itu dipantulkan dari bagian belakang titik air dan masih terpecah lagi pada waktu keluar. Hanya satu warna dari setiap titik air yang akan sampai di mata seseorang, tetapi karena ada ribuan titik air maka kita dapat melihat keseluruhan lengkungan warna tersebut. Setiap orang melihat cahaya dari banyak titik air yang berbeda, yang memantulkan warna yang berbeda di bawah sinar matahari. Dari kejauhan warna-warna tersebut nampak seperti lengkungan pelangi yang berwarna-warni. Sebuah pelangi selalu nampak bergerak menjauh bila Anda bergerak ke arahnya, karena warnanya berasal dari kumpulan titik air yang berbeda.

photo courtesy of: theo766hi.wordpress.com/2009/11/...pelangi/

No comments:

Post a Comment